Inilah , kisah terakhir dimasa SMA.
Bahagia karena kita berdua telah LULUS SMA dibalik bahagia kami , ada juga terselip rasa kesedihan ..
Karena kami berdua akan melanjutkan kuliah.
Dulunya Evan mau kita kuliah di kota yang sama, alias di Malang.
Tapi Ria yang tidak pernah setuju dengan Evan, karena ada satu dan dua hal yang membuat Ria takut.
Setelah 2tahun kemudian hubungan kami putus ditengah jalan.
1 tahun kita berdua tak saling kontak.. karena kesalahannya Ria sendiri, Meninggalkan dia demi orang yang sudah lama Ria suka.
tapi dari situlah Ria belajar untuk lebih mengerti Evan dan Ria benar-benar merasakan kehilangan kasih sayang, perhatian, dan masih banyak lagi.
1Tahun 1 bulan kami berdua bertemu di Kota Jogja.
disitulah amarah yang terpendam di hatinya Evan telah tumpah.
Dia menceritakan semua kelakuan buruk Ria , Evan memang mecintai Ria, tapi tidak dengan sifatnya Ria.
Mulai dari situ Ria menyesal.
Tepat di ulang tahunya Evan yang ke 20th ria menyempatkan diri untuk merayakan hari ulang tahunya besama-sama. Rasa bahagia dan sedih selalu ada dalam hati , pikiranku.. Bahagia karena bisa bersama dengan dia, dan juga sedih karena dia bukan lagi pacarnya Ria saat ini. Memang rasa penyesalan itu selalu saja datang kebelakangan. Itu yang membuat semakin merasa bersalah. tepat dihari Minggu kami berdua pergi ke salasatu Gerejadi Salatiga. Setiba digerja, mataku sudah berkaca-kaca. Karena sekian lama kita berdua pacaran , kita belum pernah pergi ke gereja bersama-sama. pernah sih, tapi waktu itu Evan dengan wanita lain. Besoknya Ria kembali ke Malang. Bulan depan lagi ulang tahunya Ria yang ke 20th. Tepat di bulan oktober. tepat di hari sabtu kita pergi ke Gerja.. Dan disitu kami berdua duduk berdoa supaya Tuhan menghapuskan rasa benci, rasa marah yang ada didalam hati kami berdua. Dan disela doanya Evan berdoa agar Ria bisa berubah menjadi lebih baik lagi. Dari situlah Ria sedikit demi sedikit merubah kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering Ria lakukan.. Dan Tibalah Bulan desember. dimana Natal akan tiba.. Di tanggal 7 Kemaren Evan datang keMalang untuk mengikuti perjamuan bersama Ria.
Hari yang sangat menyenangkan untuk Ria.. Kita masak bersama , banyak hal yang kita lakukan.. yang belum pernah Ria lakukan sebelumnya.. Tak ada potret yang bisa dikenang , tapi semua itu Ria telah rekam di memori otakku. Ria tau bahwa ini semua bukan karena kehebetan kami berdua sehingga kami boleh bertemu , tapi karena rencana Tuhan Yesus yang mengijinkan kami boleh bertemu lagi. Trimakasih banyak Tuhan Yesus untuk semuanya.. Engakau sudah mengirimkan seorang lelaki yang sangat mengasihi Ria.. Yang selalu menuntun Ria dijalan yang benar. Trimakasih untuk semuanya ya bapa.. :D
Bahagia karena kita berdua telah LULUS SMA dibalik bahagia kami , ada juga terselip rasa kesedihan ..
Karena kami berdua akan melanjutkan kuliah.
Dulunya Evan mau kita kuliah di kota yang sama, alias di Malang.
Tapi Ria yang tidak pernah setuju dengan Evan, karena ada satu dan dua hal yang membuat Ria takut.
Setelah 2tahun kemudian hubungan kami putus ditengah jalan.
1 tahun kita berdua tak saling kontak.. karena kesalahannya Ria sendiri, Meninggalkan dia demi orang yang sudah lama Ria suka.
tapi dari situlah Ria belajar untuk lebih mengerti Evan dan Ria benar-benar merasakan kehilangan kasih sayang, perhatian, dan masih banyak lagi.
1Tahun 1 bulan kami berdua bertemu di Kota Jogja.
disitulah amarah yang terpendam di hatinya Evan telah tumpah.
Dia menceritakan semua kelakuan buruk Ria , Evan memang mecintai Ria, tapi tidak dengan sifatnya Ria.
Mulai dari situ Ria menyesal.
Tepat di ulang tahunya Evan yang ke 20th ria menyempatkan diri untuk merayakan hari ulang tahunya besama-sama. Rasa bahagia dan sedih selalu ada dalam hati , pikiranku.. Bahagia karena bisa bersama dengan dia, dan juga sedih karena dia bukan lagi pacarnya Ria saat ini. Memang rasa penyesalan itu selalu saja datang kebelakangan. Itu yang membuat semakin merasa bersalah. tepat dihari Minggu kami berdua pergi ke salasatu Gerejadi Salatiga. Setiba digerja, mataku sudah berkaca-kaca. Karena sekian lama kita berdua pacaran , kita belum pernah pergi ke gereja bersama-sama. pernah sih, tapi waktu itu Evan dengan wanita lain. Besoknya Ria kembali ke Malang. Bulan depan lagi ulang tahunya Ria yang ke 20th. Tepat di bulan oktober. tepat di hari sabtu kita pergi ke Gerja.. Dan disitu kami berdua duduk berdoa supaya Tuhan menghapuskan rasa benci, rasa marah yang ada didalam hati kami berdua. Dan disela doanya Evan berdoa agar Ria bisa berubah menjadi lebih baik lagi. Dari situlah Ria sedikit demi sedikit merubah kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering Ria lakukan.. Dan Tibalah Bulan desember. dimana Natal akan tiba.. Di tanggal 7 Kemaren Evan datang keMalang untuk mengikuti perjamuan bersama Ria.
Hari yang sangat menyenangkan untuk Ria.. Kita masak bersama , banyak hal yang kita lakukan.. yang belum pernah Ria lakukan sebelumnya.. Tak ada potret yang bisa dikenang , tapi semua itu Ria telah rekam di memori otakku. Ria tau bahwa ini semua bukan karena kehebetan kami berdua sehingga kami boleh bertemu , tapi karena rencana Tuhan Yesus yang mengijinkan kami boleh bertemu lagi. Trimakasih banyak Tuhan Yesus untuk semuanya.. Engakau sudah mengirimkan seorang lelaki yang sangat mengasihi Ria.. Yang selalu menuntun Ria dijalan yang benar. Trimakasih untuk semuanya ya bapa.. :D

.jpg)


.jpg)